Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Mengenal Notasi Algoritma

Gambar
Kita mulai dulu dari asal-muasal istilah "algoritma' itu sendiri, baru kemudian nanti kita kupas ini lebih jauh. Kata "Algoritma" sebenarnya diambil dari nama seorang ilmuwan Persia Abu Ja'far Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi. nah, orang barat membaca Al-Khawarizmi sebagai Algoritm . Beliau adalah penulis kitab Al-Jabr w'la Muqobala (The Rule of Restoration and Reduction). Dalam bahasa yang sederhana, algoritma dapat dipahami sebagai urutan langkah-langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Kata kuncinya disini adalah logis (masuk akal). Dengan algoritma kita dapat merepresentasikan suatu urutan kejadian secara logis serta dapat menerapkannya pada semua kejadian sehari-hari. Algoritma tidak bergantung kepada bahasa pemrograman tertentu, dan juga tidak menggunakan simbol-simbol serta sintaksis-sintaksis dari suatu bahasa pemrograman, justru notasi-notasi algoritma harus dapat digunakan oleh semua bahasa pemrograman. Didalam ...

Apa yang akan Kita Pakai dalam Mengajarkan Algoritma dan Pemrograman

Gambar
Ini salah satu bidang yang harus diajarkan di Informatika. mau tak mau kita harus berurusan dengan bahasa pemrograman, dan jika itu kita kaitkan dengan olimpiade komputer sudah pasti akan ketemu dengan Pascal ! Tapi tunggu dulu, mari kita cermati bunyi dari salah satu Kompetensi Dasar yang ada pada bidang tersebut: Mengenal struktur/templates program dalam bahasa yang diajarkan. [KD 3.8.2 Algoritma dan Pemrograman - Informatika SMA Kelas X] ". . . . dalam bahasa yang diajarkan" menyiratkan bahwa kita bisa menggunakan bahasa pemrograman apa saja untuk pembelajaran bidang tersebut. Disini yang harus disadari adalah bahwa penekanannya bukan pada bahasanya melainkan pada fungsinya sebagai alat bantu belajar algoritma dan pemrograman. Saya pribadi cenderung memilih bahasa pemrograman sederhana tapi ampuh seperti contohnya Python . Meskipun jika pilih Pascal kita bisa sekaligus untuk bimbingan olimpiade komputer, akan tetapi saya sangat merekomendasikan Python . Sekarang ...

Mengajarkan Informatika, Seberapa Persen Anda Siap?

Gambar
Permendikbud No. 37 Tahun 2018 baru saja diundangkan pada 20 Desember 2018 lalu, dan Rapat Kerja Nasional Guru TIK PGRI baru saja usai (19/01). Angin segar bagi para guru TIK yang selama ini merasa 'terabaikan' oleh Kurikulum 2013. Lampiran dari Peraturan tersebut diatas memuat Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dari mata pelajaran Informatika yang akan diterapkan pada Tahun Pelajaran 2019/2020 mendatang. Hal ini sangat melegakan bagi para guru TIK karena sebentar lagi mereka akan bisa 'action' lagi di depan kelas, namun sejatinya dibalik itu terdapat tugas berat tengah menanti yang harus segera mereka persiapkan dengan matang. Sebagai guru TIK kita perlu terlebih dahulu mengubah paradigma mengajar, khususnya dalam mengajarkan Informatika nantinya. Bagaimana pun TIK tidak identik dengan Informatika, karena sebetulnya TIK hanya merupakan salah satu bagian dari Informatika. Sadarilah bahwa mengajarkan Informatika itu berbeda dengan TIK. Di Informatika, guru tid...